Friday, 20 December 2013

Mencoba Jadi Master Chef dan Gagal Dengan Terhormat

Halo!

Gue kembali nulis...


Ehem.

Beberapa hari ke belakang, blog ini belum dinodai lagi dengan tulisan gue yang pastinya bikin perut jadi mendadak mules kalau dibaca.

Maklum, gue sibuk.

Kemarin-kemarin gue lagi padat jadwal, ada ujian praktikum, ada remedial (yang ini kampret banget), ada pengurusan konfirmasi event Paseban Festival. Dan nggak lupa di semua kepadatan itu gue selipkan waktu buat pacaran.

Oh iya, buat yang belum tahu, sekarang gue udah punya pacar.

Ngga kayak kalian yang masih gitu-gitu aja. Sekali lagi, sekarang gue udah punya pacar (Baca: PACAR). Jadi,se tiap bangun tidur ada yang ngucapin selamat pagi, mau nonton ada yang beliin tiket, mau makan ada yang nyuapin, mau mandi ada yang mandiin. Tapi kalau mau tidur nggak ada yang nidurin. Ya kali.

***

Sekarang gue mau posting tentang kuliner. Gue beri nama "Pemadam Kelaparan" jadi gue masak, kayak master chef gitu.

Kebetulan orang rumah lagi pada pergi semua. Dan gue laper. Maka dengan penuh rasa terpaksa gue harus masak sendiri.

Nah, menu gue kali ini adalah Martabak Nasi. Serupa dengan martabak tapi dominan nasi, mungkin ada yang tau Omlette? Ya, menu gue ini hampir mirip dengan omlette, bedanya gue cuma pake bahan seadanya.

*sementara itu di dapur*

Baiklah..

Ibuu-ibuu!! Masaak yuk?!

Pada postingan kali ini Chef Raka ingin berbagi resep spesial. Dan hanya menggunakan komposisi yang serba kekurangan.

Here goes..

-Alat dan Bahan:

1. Kompor gas

2. Wajan

3. Minyak kelapa, jangan minyak kayu putih

4. Nasi

5. Royco

6. Telur ayam, telur monyet juga boleh kalau ada

7. Mangkok

8. Spatula

#Catatan:

Untuk gue pribadi, pas masak gue menyiapkan selang air yang udah terhubung ke keran. Buat jaga-jaga kalau pas masak kompor gue mendadak terbakar.

-Cara kerja:

1. Siapkan kompor, nyalakan api, lalu panaskan minyak di atas wajan yang disimpan di atas kompor.

2. Pastikan tabung gas tidak mengandung gas metana. Nanti meledak.

3. Buka telur dan masukkan dalam wadah atau mangkok.

4. Campurkan dengan nasi secukupnya. Kalau nggak cukup ya dicukup-cukupin aja.

5. Beri royco.

6. Aduk hingga merata. Sedikit saran, boleh gunakan sendok tembok supaya mendapat hasil yang lebih maksimal.

7. Tuangkan adonan tadi ke dalam wajan.

8. Tunggu hingga bosan. Kalau perlu hingga kesal.

9. Sekiranya sudah terlihat asap-asap hitam, silakan telepon pihak yang bersangkutan.

10. Selamat lari-lari sambil teriak "TOLONG!! KOMPOR GUE KEBAKARAN!!"

Cara kerja ini diutamakan kepada yang cemen-cemen.

***

Oke, gue ada beberapa poto hasil masakan gue, dimulai dari proses sampe akhirnya siap dibuang ke tempat sampah.


Poto adonan. Tampak seperti adonan kue. Itu kebanyakan telurnya, gue pake telur jerapah.




Yang ini saat adonan mulai masuk wajan. Gue ngambil poto ini sambil kena minyak yang metel ke tangan, yang PANASNYA MINTA AMPUN!!

Padahal si panas nggak salah apa-apa. Tapi dia minta ampun.


Kalau ini saat adonan mulai terlihat seperti wajah sendiri. Berantakan.



Dan inilah hasil dari semua perjuangan gue. Namanya Martabak Nasi Setengah Jadi.

Itu memang bakat terpendam gue, apapun yang gue masak hasilnya pasti jadi menjijikan.


***

Masakan ini disponsori oleh:

1. Saus sambal ABC

2. Bon Cabe

3. Dan beberapa bagian yang gosong

***

Sampai pada akhirnya gue muntah. Dan milih beli makanan aja diluar.

*tiba tiba ada di alfamart*

Gue masuk dan kasir setempat pun menyapa.

Kasir: "Selamat datang!"

Gue: "Iya."

Kasir: "Mau pesan apa, mas?"

Gue: "Ada silverqueen nggak?"

Kasir: "Ada, mau yang mahal atau yang murah?"

Gue: "Lah? Maksudnya?"

Kasir: "Kalau yang mahal itu ori, yang murah itu kw."

Gue: "Terus, bedanya?"

Kasir: "Kalau yang ori pake kacang mede. Kalau yang kw pake kacang panjang."

Gue: "...."

Bisa gitu toh? -___-

Hmm.. Baru tahu ada silverqueen pake kacang panjang. Sekalian aja pake kacang tanah! Atau pake kacang rebus.

***

Tambahan:

Kalo beberapa hari kedepan gue nggak update blog, itu berarti fix gue keracunan masakan sendiri.

0 comments

Post a Comment